Bagaimana Rusia Meretas Amerika Serikat

Dipublikasikan pada : 2017-01-03

Bagaimana Rusia Meretas Amerika Serikat

Ilustrasi © Madzae


Di pemilihan Presiden Amerika Serikat tahun lalu, negara om Sam tersebut digegerkan dengan isu peretasan yang ditopang oleh Pemerintah Rusia.

Dikutip dari Kompas, FBI dan DHS menerbitkan sebuah laporan berjudul “Padang Rumput Besar - Kejahatan Siber Rusia.” Amerika mengklaim Rusia berada di balik serangan-serangan siber yang terjadi selama pemilihan presiden berlangsung. Petinggi partai Demokrat, merupakan salah satu pihak yang menjadi sasaran peretasan.

Menurut informasi yang dipaparkan, aksi peretasan tersebut menguntungkan pihak Donald Trump atau dalam kata lain, kemenangan Trump di pemelihan kemarin, “direstui” oleh Rusia.

FBI dan DHS menggunakan istilah APT 28 dan APT 29 yang merujuk pada dinas intelejen militer Rusia (GRU) dan badan keamanan federal Rusia (FSB) yang dianggap sebagai badan-badan yang melakukan aksi peretasan.

Obama, dikutip dari Reuters, melakukan aksi pengusiran terhadap 35 diplomat Rusia dan menutup kompleks peristirahatan Rusia di negeri om Sam tersebut.

Sementara Donald Trump, pihak yang turut dirugikan dari isu peretasan oleh Rusia melalui juru biacaranya, Sean Spicer yang dikutip dari CNN mengatakan bahwa “tidak ada bukti peretasan Rusia mempengaruhi pemilu AS.”

Tapi, jika kita mencermati aksi peretasan tersebut, sejatinya tidak ada yang istimewa. Teknik peretasan yang dilakukan, mirip dengan aksi-aksi serupa yang menyasar siapa pun secara umum. Untuk lebih memahami bagaimana Rusia meretas Amerika, simak infografis berikut.


Baca Juga

    Hey, Kami Menjual Tradisi!
    Bumi Berubah
    Dunia Perang dan Anak-Anak

Spotlight


Deadpool Index: Mengapa Kita Tidak Perlu Mengkonversi Dolar Ke Rupiah?

Deadpool Index: Mengapa Kita Tidak Perlu Mengkonversi Dolar Ke Rupiah?

Mata uang yang berbeda di tiap negara, merefleksikan keadaan negara tersebut. Konversi mata uang, hanyalah ilusi semata.

2017-01-11


Penista Agama Itu Bernama Negara

Penista Agama Itu Bernama Negara

Agama lokal yang ada di Indonesia, tidak pernah diakui keberadaannya hingga hari ini oleh entitas yang bernama negara. Meskipun kita tahu, agama lokal ada lebih dulu daripada Indonesia.

2016-12-05


Google Waymo dan Masa Depan Kendaraan yang Berlalu-Lalang di Jalanan

Google Waymo dan Masa Depan Kendaraan yang Berlalu-Lalang di Jalanan

Perusahaan dunia, ramai-ramai mengembangkan mobil swakemudi. Di ranah ini, Google unggul daripada perusahaan lain.

2016-12-15


Kebenaran Palsu

Kebenaran Palsu

Hoax dibangun atas dasar uang, politik, dan agama.

2017-01-05


Para Penjual Tradisi

Para Penjual Tradisi

Bertahan di tengah arus globalisasi. Mencari keuntungan sambil mencari rejeki.

2016-11-16